Desa Janggalan, Kabupaten Kudus, merupakan desa wisata yang memiliki potensi sejarah, religi, dan budaya yang kuat serta dikelola oleh BUMDes Jenggolo Makmur. Namun, pengelolaan BUMDes menghadapi kendala berupa rendahnya literasi bisnis, keterbatasan akses permodalan, serta lemahnya jejaring kerja sama antar-stakeholder. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dan perangkat desa dalam manajemen bisnis, memperluas akses permodalan melalui koperasi, serta membangun kemitraan strategis dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) persiapan melalui identifikasi kebutuhan dan penyusunan modul pelatihan, (2) pelaksanaan berupa pelatihan manajemen usaha desa wisata, simulasi pembentukan koperasi, dan penandatanganan Implementation Agreement dengan stakeholder terkait, serta (3) evaluasi menggunakan pretest, posttest, observasi, dan wawancara. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi digital, pemahaman strategi pemasaran dan branding, serta kesadaran tentang peran koperasi bagi pengembangan UMKM. Rata-rata nilai posttest lebih tinggi dibanding pretest, menandakan keberhasilan program dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap peserta. Selain itu, simulasi pembentukan koperasi mendorong partisipasi aktif masyarakat dan memperkuat komitmen kelembagaan desa. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu dan kelembagaan, tetapi juga membangun dasar yang kokoh untuk pengembangan desa wisata berbasis ekonomi kreatif dan kelembagaan koperasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026