Pelepah pisang adalah salah satu bahan baku lokal yang banyak tersedia di Bojonegoro, tetapi pemanfaatannya masih terbatas dan belum memberikan nilai ekonomi yang besar. Kebanyakan keluarga pengrajin hanya menjual pelepah dalam bentuk mentah atau memakainya secara sederhana, sehingga belum banyak membantu meningkatkan penghasilan rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga pengrajin melalui pendampingan usaha yang berfokus pada inovasi produk kerajinan dari pelepah pisang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model partisipatif dan demonstratif, mencakup observasi awal, pelatihan produksi, pengembangan desain, serta bantuan dalam pemasaran secara offline dan online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam proses pengolahan, produksi, hingga pemasaran produk kerajinan. Selain itu, nilai ekonomi pelepah pisang meningkat dari bahan mentah menjadi produk siap dijual. Keluarga pengrajin juga mendapatkan keterampilan baru yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan pelepah pisang secara optimal melalui pendampingan usaha dapat menjadi alternatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga pengrajin di Bojonegoro. Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa penggunaan bahan baku lokal bisa meningkatkan pendapatan serta mendorong kemandirian ekonomi yang didasari oleh masyarakat itu sendiri.
Copyrights © 2026