Industri tahu salah satu sektor usaha kecil yang berkembang pesat di Indonesia. Namun, di balik potensi ekonominya, proses produksi tahu—khususnya pembakaran kayu untuk pemanasan—menimbulkan dampak pencemaran udara yang cukup serius, seperti asap pekat dan debu sisa pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan cerobong asap ramah lingkungan yang dapat mengurangi emisi polutan dari proses pembakaran tersebut. Studi dilakukan di Pabrik Tahu RR, Cikampek, dengan pendekatan observasi, wawancara, serta analisis morfologi perancangan produk. Cerobong dirancang menggunakan material tahan panas seperti besi pipa, besi hollow, dan stainless steel, dengan struktur modular yang mudah dirakit. Hasilnya menunjukkan bahwa desain cerobong mampu menurunkan sebaran asap dan debu secara signifikan, serta meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja. Penelitian ini juga mengusung prinsip green manufacturing, agar industri tahu dapat tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan lingkungan. Kendala seperti keterbatasan ruang, biaya, dan pengetahuan teknis masih menjadi tantangan, namun dapat diatasi dengan pendekatan desain sederhana dan edukasi yang tepat. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi solusi nyatadan aplikatif bagi industri tahu lainnya dalam mengelola dampak lingkungan secara lebih bertanggung jawab.
Copyrights © 2025