Permasalahan pengelolaan sampah yang buruk (limbah domestik dan sisa olahan ikan smoker) di Kampung Wisata Nelayan Smoker, Nabire, Papua Tengah, mengancam kesehatan lingkungan dan citra destinasi wisata bahari, sehingga Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan tujuan utama meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manajemen pembuangan sampah yang baik dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Blended Learning (Hybrid), mengkombinasikan transfer teori secara daring dengan aksi nyata di lapangan, yang meliputi workshop pemilahan sampah, pembuatan kompos sederhana, dan implementasi infrastruktur, dan hasilnya menunjukkan terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat serta terbentuknya output fisik berupa tempat sampah terpilah dan inisiasi Kelompok Pengelola Sampah, sehingga KKN ini berhasil mendukung terciptanya destinasi wisata pesisir yang bersih, sehat, dan berlandaskan prinsip keberlanjutan.
Copyrights © 2026