Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perilaku bermakeup dan penerimaan diri pada remaja acne fighter. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 252 remaja awal berusia 18–25 tahun yang memiliki pengalaman jerawat, menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa skala perilaku bermakeup dan skala penerimaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara perilaku bermakeup dan penerimaan diri pada remaja acne fighter (r = 0,987; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku bermakeup dapat berperan sebagai strategi adaptasi psikososial dalam membantu remaja merasa lebih nyaman dengan penampilan dan mendukung proses penerimaan diri. Namun demikian, pengembangan penerimaan diri yang sehat tetap perlu dilakukan secara seimbang tanpa ketergantungan berlebihan pada penampilan fisik.
Copyrights © 2025