Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan kepercayaan diri pada remaja Karang Taruna di Kecamatan Turi. Fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana persepsi remaja terhadap tubuhnya berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan dirinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional, dengan teori body image menurut Thompson dan teori kepercayaan diri menurut Lauster sebagai acuan. Data dikumpulkan melalui penyebaran skala menggunakan Google Form kepada 127 responden, terdiri dari 52 laki-laki dan 75 perempuan, dengan mayoritas berusia 20 tahun. Analisis data menggunakan SPSS, data dianalisis melalui uji normalitas, linearitas, dan korelasi. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara body image dan kepercayaan diri dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan koefisien determinasi sebesar 0,642, yang berarti body image memberikan kontribusi 64,2% terhadap kepercayaan diri, sementara 35,8% dipengaruhi faktor lain. Kategorisasi data menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori body image tinggi (92,1%) serta memiliki tingkat kepercayaan diri yang tergolong tinggi (44,9%). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa remaja yang memandang tubuhnya secara lebih positif cenderung menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi. Dengan demikian, body image menjadi salah satu faktor utama yang berperan dalam pembentukan kepercayaan diri pada remaja Karang Taruna di Kecamatan Turi.
Copyrights © 2025