Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran PJOK antara SMA Cimenteng (desa) dan SMK Negeri 1 Cianjur (kota) ketimpangan kualitas pembelajaran PJOK yang dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana, terutama antara sekolah yang berada di wilayah kota dan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK Negeri 1 Cianjur memiliki fasilitas pembelajaran PJOK yang jauh lebih lengkap dan berkualitas, seperti lapangan multifungsi, peralatan olahraga yang memadai, ruang ganti, dan gudang peralatan. Sementara itu, SMA Cimenteng menghadapi keterbatasan signifikan, seperti lapangan rusak, minimnya peralatan olahraga, dan ketiadaan fasilitas pendukung lainnya. Kondisi ini berdampak langsung terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan PJOK. Siswa di SMK Negeri 1 Cianjur lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, yang pada akhirnya menghasilkan capaian belajar yang lebih tinggi, khususnya dalam aspek psikomotorik. Sebaliknya, siswa di SMA Cimenteng menunjukkan motivasi dan partisipasi yang lebih rendah, sehingga hasil belajar mereka tidak optimal.
Copyrights © 2025