Penelitian ini berangkat dari kondisi pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Ma’arif NU 2 Cilongok yang masih didominasi metode ceramah. Cara penyampaian tersebut membuat siswa kurang berpartisipasi, mudah bosan, serta belum sepenuhnya memahami nilai-nilai akhlak yang dipelajari. Untuk itu, penelitian ini mencoba menerapkan metode sosiodrama sebagai alternatif pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung dan mendorong siswa terlibat lebih aktif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana penerapan metode sosiodrama dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta melihat sejauh mana metode tersebut berpengaruh terhadap pemahaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sosiodrama berjalan cukup efektif. Siswa terlihat lebih antusias, berani berpendapat, mampu bekerja sama, dan menunjukkan perubahan dalam memahami nilai-nilai akhlak seperti kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Guru menilai metode ini membantu menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan membuat materi lebih mudah dipahami. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan pemahaman siswa setelah pembelajaran dengan sosiodrama dibandingkan sebelum metode ini diterapkan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode sosiodrama layak digunakan sebagai salah satu strategi pembelajaran dalam mata pelajaran Akidah Akhlak, terutama pada materi yang memerlukan penghayatan dan praktik secara langsung.
Copyrights © 2025