Kondisi ketidakbahagiaan akan berdampak pada kehidupan manusia khususnya mahasiswa. Kehidupan mahasiswa yang sering kali diwarnai oleh tekanan akademik dan sosial terdapat kebutuhan untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kebahagiaan mereka, salah satunya ketaatan beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketaatan beragama dengan kebahagiaan pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan melibatkan 291 mahasiswa dari berbagai jurusan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Kebahagiaan diukur dengan menggunakan skala kebahagiaan yang mencakup aspek afektif dan kognitif. Sedangkan ketaatan beragama diukur menggunakan skala ketaatan beragama yang mencakup aspek shalat dan puasa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis uji korelasi Product Moment oleh Pearson. Hasil penelitian diperoleh nilai korelasi sebesar (r) 0,390 dengan p-value 0,000. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara ketaatan beragama dengan kebahagiaan. Dengan demikian, ketaatan beragama khususnya shalat dan puasa mempunyai hubungan dengan kebahagiaan pada mahasiswa. Penelitian ini menjelaskan bahwa menjalankan ibadah dengan konsisten bukan hanya tentang kewajiban, tetapi juga bisa membantu mahasiswa merasa lebih tenang dan bahagia terutama saat menghadapi tekanan kuliah dan kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian ini juga bisa menjadi alasan bagi universitas untuk menyediakan lebih banyak ruang dan waktu bagi mahasiswa untuk beribadah.
Copyrights © 2026