Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Disiplin Kerja terhadap Retensi Karyawan pada PT Multi Nabati Sulawesi (MNS) Luwuk. Persoalan retensi menjadi perhatian penting karena perputaran tenaga kerja yang tinggi dapat menimbulkan gangguan pada efektivitas operasional dan peningkatan biaya perusahaan. Penerapan K3 yang baik serta pembentukan budaya disiplin diharapkan mampu menciptakan kondisi kerja yang aman, tertib, dan mendorong karyawan untuk tetap bertahan di perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi terdiri atas 93 karyawan dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda yang dilengkapi uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K3 dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Retensi Karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan kerja yang aman dan kedisiplinan yang konsisten menjadi faktor penting dalam meningkatkan komitmen karyawan untuk bertahan di perusahaan.
Copyrights © 2025