Stunting merupakan permasalahan multisektor dengan dampak jangka panjang hingga usia dewasa, serta berpotensi diturunkan ke generasi berikutnya. Penanggulangan stunting dilakukan melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran media sosial yang banyak dimanfaatkan sebagai sarana intervensi sensitif dalam meningkatkan literasi stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan teknik stratified random sampling dan dianalisis menggunakan analisis jalur dengan SPSS AMOS. Hasil penelitian menunjukkan media sosial berpengaruh tidak langsung terhadap literasi stunting pada ibu rumah tangga melalui variabel pengetahuan. Fenomena banjir informasi di media sosial mungkin menyebabkan tidak ditemukannya pengaruh langsung media sosial terhadap literasi stunting
Copyrights © 2025