Penyimpanan Atmosfer Terkendali (Controlled Atmosphere Storage/CAS) dan (Modified Atmosphere Storage/MAS) adalah dua buah metode penyimpanan yang memperpanjang umur buah dan sayur dengan mengendalikan konsentrasi gas yang memengaruhi proses pematangan buah dan sayur, termasuk pula buah tropis. Spesies dan kultivar yang berbeda memiliki metabolisme pascapanen yang unik yang mempengaruhi permulaan dan durasi proses pematangan yang berlebihan hingga pembusukan. Buah-buahan klimakterik (misalnya mangga, alpukat, apel) yang terus matang setelah panen menjadi perhatian khusus karena umur simpan pascapanennya seringkali pendek. MAS dan CAS biasanya terdiri dari N2, O2, dan CO2. Rasio O2 dan CO2 yang berubah inilah yang membuat perbedaan dalam pengawetan komoditas pangan. Manfaat utama dari CAS dan MAS adalah kemampuannya dalam mempertahankan kesegaran produk hingga jangka waktu yang lama. Namun, tidak semua buah dan sayuran dapat disimpan menggunakan teknologi ini sehingga dibutuhkan kondisi yang berbeda untuk setiap jenis komoditi agar penyimpanan lebih efektif. Teknologi lainnya yang dapat dikombinasikan dengan penyimpanan dingin adalah Modified Atmosfer Storage (MAS), yang memodifikasi jumlah atau komposisi di dalam tempat penyimpanan tanpa adanya proses kontrol. Penggunaan teknologi ini biasanya mengarah pada buah potong segar (fresh cut fruit) atau produk yang telah terolah minimal (minimally process). Pada artikel ini akan dibahas tentang analisis konsep-konsep fisika yang terdapat dalam kedua teknologi tersebut yaitu Controlled Atmosphere Storage (CAS) dan Modified Atmosphere Storage (MAS) seperti termodinamika.
Copyrights © 2025