Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh self-efficacy akademik terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Fiqih. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Subjek penelitian adalah 120 siswa MA Al-Qasimiyah yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner self-efficacy akademik yang diadaptasi dari Academic Self-Efficacy Scale dan tes keterampilan berpikir kritis berbasis soal kasus Fiqih. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy akademik memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis (R² = 0.840; p < 0.001), dengan kontribusi sebesar 84%. Temuan ini menguatkan teori Bandura (1997) dan sejalan dengan hasil penelitian Nuraeni et al. (2019) yang menyebutkan bahwa self-efficacy berkorelasi positif dengan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan self-efficacy melalui strategi pembelajaran berbasis masalah dan scaffolding.
Copyrights © 2026