Abstrak Provinsi Lampung merupakan salah satu lumbung jagung di Indonesia. Industri pangan berbasis jagung belum banyak dikembangkan dan hanya terbatas pada industry rumah tangga seperti marning dan emping jagung. Bahan olahan dari jagung dapat dikembangkan menjadi produk yang bernilai tambah tinggi seperti mie jagung, cornflakes, emping jagung, dan tortilla. Hasil peneitian menggunakan metode Bayes terpilih produk cornfakes sebagai produk terpilih berdasarkan kriteria pangsa pasar, kemudahan teknologi, nilai tambah, dampak terhadap lingkungan dan penerimaan masyarakat dengan skor 2,88. Untuk menjamin ketersediaan bahan baku industri terpilih maka maka dilakukan peramalan dterhadap produksi jagung. Peramalan yang digunakan adalah Linear Regression, Moving Average, Weighted Moving Average, and Exponential smooting. Model terbaik diperoleh dari indikator MAD, MSE, dan MAPE yang terkecil yaitu model peramalan menggunakan Regresi Linier dengan nilai MAD mencapai 176.165, MSE sebesar 39.377.540.000, dan MAPE sebesar 6%. Ramalan menunjukkan bahwa output jagung di Lampung pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 2.949.213 ton.
Copyrights © 2025