Transformasi digital dalam pendidikan nonformal, khususnya lembaga bimbingan belajar (bimble), masih menghadapi tantangan berupa rendahnya pemanfaatan teknologi secara optimal dalam penyajian materi dan penugasan pembelajaran. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan interaksi, partisipasi, dan efektivitas evaluasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi e-materi dan penugasan interaktif berbasis teknologi serta mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pembelajaran di lembaga bimbingan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan studi kasus dan survei. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang melibatkan 50 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-materi berbasis multimedia meningkatkan kemudahan akses dan daya tarik materi pembelajaran, sementara penugasan interaktif mampu mendorong partisipasi aktif siswa serta memperjelas instruksi tugas. Analisis kuantitatif memperlihatkan skor tertinggi pada aspek kemudahan akses e-materi dan kejelasan instruksi penugasan, meskipun mekanisme umpan balik masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, transformasi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bimble apabila didukung oleh desain materi yang kontekstual, kesiapan pengajar, serta infrastruktur teknologi yang memadai.
Copyrights © 2025