Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi guru dan peserta didik kelas IX terhadap model dan media pembelajaran berbasis kemampuan eksplorasi nilai dan keteladanan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Bustanut Tholibin. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LKPD dan metode ceramah yang selama ini diterapkan belum mampu mendukung pembelajaran yang bermakna karena lebih menekankan pada aspek kognitif. Guru dan siswa menyatakan kebutuhan akan media pembelajaran yang interaktif, visual, dan kontekstual untuk mendukung internalisasi nilai-nilai moral dan keteladanan. Keterbatasan sarana pembelajaran serta minimnya program pendukung pembentukan karakter ikut menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa diperlukan inovasi pengembangan model dan media pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan, tetapi juga mendorong keterlibatan siswa dalam mengeksplorasi nilai serta meneladani prinsip ajaran Islam dalam kehidupan nyata.
Copyrights © 2026