Di tengah arus digitalisasi yang melaju cepat, peserta didik menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan nilai spiritual dan karakter moral. Pendidikan agama khususnya melalui mata pelajaran formal di sekolah dapat berfungsi sebagai upaya pembentukan karakter spiritual yang tangguh dan bermoral. Artikel ini menganalisis peran pendidikan agama dalam membentuk karakter spiritual peserta didik di era digital melalui kajian literatur dan refleksi konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama berperan sebagai “filter moral,” penanam nilai etika, dan pembimbing spiritual; tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada kompetensi guru, literasi digital, dan pendekatan pedagogis yang adaptif terhadap teknologi. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi nilai religius dengan literasi digital sebagai strategi pembentukan karakter spiritual di zaman modern.
Copyrights © 2026