Stunting pada balita merupakan permasalahan gizi kronis yang berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu intervensi non-farmakologis yang menjanjikan adalah baby massage (terapi pijat bayi), yang dapat menstimulasi sistem pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Artikel ini mengkaji penerapan baby massage sebagai strategi intervensi pada balita stunting melalui tinjauan literatur dan contoh-berita/penelitian terkini. Berdasarkan studi kasus dan penelitian kuasi-eksperimental, pijat seperti Tui Na atau acupressure menunjukkan efektivitas meningkatkan frekuensi makan, porsi makan, serta aliran darah ke organ pencernaan. Artikel ini juga menganalisis tantangan implementasi, seperti pemahaman orang tua dan pelatihan terapis, serta rekomendasi program intervensi berbasis komunitas. Kesimpulan menunjukkan bahwa baby massage adalah intervensi yang layak serta efektif sebagai bagian dari upaya integratif pencegahan dan penanganan stunting di balita, terutama bila dikombinasikan dengan edukasi orang tua.
Copyrights © 2026