Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi akibat keterbatasan pengetahuan dan edukasi yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa MTs Negeri Plus Riset Tuminting, Kota Manado, mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif dengan ceramah dan media video animasi kepada 26 siswa. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired T-Test untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata pengetahuan siswa dari 90,38 menjadi 95,77 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap kesehatan reproduksi. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pendidikan kesehatan reproduksi diintegrasikan secara rutin di sekolah, metode penyampaian materi disesuaikan dengan karakteristik remaja, serta dukungan dari pihak sekolah dan dinas kesehatan diperkuat untuk memperluas implementasi kegiatan serupa dan membentuk kesadaran serta perilaku sehat remaja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026