Wilayah pesisir Desa Bintalahe, Kabupaten Bone Bolango, merupakan kawasan yang aktivitas masyarakatnya sangat dipengaruhi oleh dinamika fisika kelautan, seperti pasang surut, gelombang, arus laut, dan angin. Keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap fenomena tersebut berpotensi meningkatkan risiko keselamatan dan kerentanan terhadap bencana pesisir, seperti banjir rob dan abrasi pantai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat pesisir Desa Bintalahe terhadap dinamika fisika kelautan sebagai dasar pengambilan keputusan aktivitas pesisir dan upaya mitigasi risiko. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pengambilan data lapangan parameter fisika kelautan, pengolahan dan visualisasi data secara deskriptif dan kuantitatif sederhana, serta sosialisasi hasil kepada masyarakat. Pengambilan data dilakukan pada November 2024, sedangkan kegiatan sosialisasi dilaksanakan selama satu hari pada 10 Januari 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kondisi perairan selama pengamatan relatif tenang dengan pola pasang surut bertipe harian tunggal, gelombang dan arus laut yang umumnya rendah, serta kecenderungan sedimentasi yang bervariasi berdasarkan arah. Sosialisasi yang dilakukan dengan pendekatan visual dan diskusi interaktif mampu meningkatkan partisipasi dan pemahaman masyarakat dalam mengenali kondisi laut serta potensi risiko pesisir. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penguatan literasi kelautan masyarakat pesisir dan mendukung pengelolaan wilayah pesisir yang lebih aman dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026