Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit pernapasan progresif yang ditandai dengan hambatan aliran udara dan eksaserbasi akut, dengan defisiensi vitamin D yang meningkatkan resiko eksaserbasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kadar vitamin D dengan kejadian eksaserbasi pasien PPOK di Klinik Harum Melati Kabupaten Pringsewu. Rancangan observasional analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Jumlah sampel 35 orang pasien PPOK di Klinik Harum Melati Kabupaten Pringsewu. Data pasien PPOK diperoleh melalui rekam medis dan data vitamin D diperoleh melalui pemeriksaan POCT yang dilakukan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square untuk menilai hubungan antara kadar vitamin D dengan kejadian eksaserbasi pasien PPOK. Sebagian besar pasien PPOK dalam kondisi stabil sebanyak 31 orang (33,6%), dan tidak stabil sebanyak 4 orang (11,4%). Kadar vitamin D pada pasien mayoritas berada pada kategori rendah sebanyak 19 orang (54,3%).
Copyrights © 2025