Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi konsep state of exception dan homo sacer yang dikemukakan Giorgio Agamben dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang berlatar masa Orde Baru. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana negara menerapkan biopower untuk mengontrol warga serta menciptakan kondisi pengecualian terhadap individu yang dianggap mengancam kekuasaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemerintah Orde Baru menyatakan state of exception melalui praktik penangkapan, penyiksaan, dan penghilangan paksa terhadap aktivis mahasiswa. Tokoh Laut dan para aktivis lainnya mengalami situasi bare life sehingga hak asasi dan perlindungan hukumnya ditiadakan. Kondisi tersebut menjadikan mereka sebagai homo sacer yang dapat dimatikan tanpa konsekuensi hukum. Penelitian ini menegaskan bahwa novel Laut Bercerita merepresentasikan praktik kekuasaan negara yang menyingkirkan kemanusiaan melalui mekanisme biopolitik.
Copyrights © 2025