Motivasi kerja perawat adalah faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Di RSUD Kota Kendari, meskipun terdapat 301 perawat, isu mengenai rendahnya motivasi kerja perawat masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Beberapa faktor yang memengaruhi motivasi perawat antara lain gaya kepemimpinan kepala ruangan dan pemberian insentif.Tujuan penelitian ini untuk untuk menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dan pemberian insentif terhadap motivasi kerja perawat di ruang perawatan RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen adalah gaya kepemimpinan dan insentif, sedangkan variabel dependen adalah motivasi kerja perawat. Populasi penelitian terdiri dari 143 perawat. Sampel diambil dengan cluster sampling dengan proporsional pembagian sampel berdasarkan jumlah perawat di masing-masing ruangan. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta uji alternatif Fisher. Berdasarkan uji statistik didapatkan p-value < 0.05 yaitu p = 0.000 pada gaya kepemimpinan kepala ruangan di ruang perawatan RSUD Kota Kendari. Dan dari 105 sampel diperoleh hubungan insentif dengan motivasi kerja perawat. Berdasarkan uji statistic di dapatkan p-value < 0.05 yaitu p = 0.021 pada insentif di ruang perawatan RSUD Kota Kendari. Terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dan insentif dengan motivasi kerja perawat di ruang perawatan RSUD Kota Kendari
Copyrights © 2026