Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period

Analisis Potensi Interaksi Obat pada Pasien Geriatri Hipertensi Rawat Inap di Rumah Sakit Royal Prima Jambi

Hagia Wati (Unknown)
Ririn Anjelin (Unknown)
Novi Erviana Harahap (Unknown)
Nadia Raihana (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jan 2026

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh kelompok lanjut usia (geriatri) dan sering kali memerlukan terapi dengan beberapa jenis obat secara bersamaan (polifarmasi). Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat yang berpotensi menurunkan efektivitas terapi maupun menimbulkan efek samping yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi interaksi obat pada pasien geriatri hipertensi rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Jambi tahun 2024. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif melalui penelusuran data rekam medis pasien. Data dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0, sedangkan identifikasi interaksi obat dilakukan menggunakan Medscape Drug Interaction Checker, Drugs.com, dan Stockley’s Drug Interactions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa golongan antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah Calcium Channel Blocker (43.28%), diikuti ACE Inhibitor (25,37%), Beta Blocker (13.34%), Diuretik (10.45%), dan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) (7.46%). Ditemukan 28 kasus interaksi obat yang terdiri atas 17.86% tingkat minor, 67.86% moderat, dan 14.29% mayor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa potensi interaksi obat pada pasien geriatri hipertensi masih cukup tinggi, sehingga diperlukan pemantauan penggunaan obat yang lebih ketat serta peran aktif tenaga farmasi dalam mengidentifikasi dan mencegah interaksi yang dapat menimbulkan risiko klinis.  

Copyrights © 2026