Permasalahan keselamatan pasien menjadi sesuatu hal yang esensial dalam praktik layanan kesehatan, khususnya dirumah sakit, keselamatan pasien menjadi langkah untuk memperbaiki mutu layanan yang berkualitas. Penilaian mutu rumah sakit didapatkan melalui sistem akreditasi, salah satunya adalah sasaran keselamatan pasien karena telah menjadi prioritas untuk layanan kesehatan di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya pelaporan berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien,menganalisis Just Culture berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien, menganalisis budaya fleksibel berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien, menganalisis budaya pembelajaran berpengaruh terhadap budaya keselamatan pasien di RSI Masyithoh.Metode penelitian dengan menggunakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Hasil dari penelitian budaya keselamatan belum berjalan dengan baik sehingga mutu pelayanan menurun dan pasien merasa tidak aman sehingga banyak pasien dan berpengaruh terhadap pendapatan yang semakin menurun. Dapat disimpulkan bahwa aspek keterbukaan informasi mengenai insiden keselamatan pasien berpengaruh terhadap kepercayaan pelayanan dan pendapatan.
Copyrights © 2025