Kurangnya pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan kesehatan menjadi kendala utama dalam efisiensi pelayanan BPJS Kesehatan di wilayah Papua. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu kader di Desa Sereh, Distrik Sentani, agar mampu mengoperasikan dan menyosialisasikan aplikasi Mobile JKN. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui sosialisasi, demonstrasi alur, dan pendampingan teknis dengan menggunakan media PPT, Leaflet dan Spanduk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman kader (80%) dan keterampilan teknis penggunaan fitur antrean online serta perubahan faskes. Kader diharapkan menjadi agen penggerak digitalisasi kesehatan bagi warga Desa Sereh. Luaran dari kegiatan tersesbut yaitu menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yang berISSN. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Sereh berjalan lancar dan mendapat respon positif. Pemberdayaan Ibu Kader sangat efektif karena mereka memiliki jangkauan sosial yang luas.
Copyrights © 2025