Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai hasil kajian mengenai peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2015–2025, baik nasional maupun internasional. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa guru memiliki peran multifaset sebagai pendidik, pembimbing, pengarah, evaluator, dan teladan moral dalam menanamkan kedisiplinan. Strategi yang diterapkan mencakup pendekatan keteladanan, pembiasaan, penegakan aturan, serta sistem penghargaan dan hukuman. Selain itu, faktor pendukung keberhasilan pembentukan karakter disiplin antara lain dukungan kepala sekolah, kolaborasi dengan orang tua, dan budaya sekolah yang kondusif. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti lemahnya kesadaran diri siswa, pengaruh lingkungan sosial, dan kurangnya konsistensi penerapan aturan. Kesenjangan penelitian menunjukkan perlunya kajian yang lebih empiris mengenai efektivitas strategi berbasis digital dan kolaboratif dalam membentuk kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya perlu mengkaji model pendidikan karakter berbasis teknologi yang selaras dengan paradigma pendidikan 5.0 untuk memperkuat nilai disiplin di era transformasi digital.
Copyrights © 2026