Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ice breaking sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan minat baca dan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan untuk mensintesis dan menginterpretasikan temuan-temuan relevan dari penelitian-penelitian sebelumnya yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Data diperoleh melalui pencarian sistematis di basis data akademik seperti Google Scholar, ERIC, ResearchGate, SpringerLink, dan Garuda. Tinjauan ini menunjukkan bahwa berbagai jenis kegiatan ice breaking, termasuk permainan bahasa, cerita motivasi, sorakan berirama, latihan fisik ringan, dan permainan berbasis digital, secara efektif menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menyenangkan, mengurangi kebosanan siswa, dan meningkatkan fokus mereka selama pembelajaran literasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ice breaking tidak hanya meningkatkan motivasi membaca siswa tetapi juga memperkuat perhatian dan keterlibatan kognitif mereka dalam pembelajaran berbasis literasi. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti bahwa keberhasilan kegiatan ice breaking bergantung pada kreativitas guru, keterampilan manajemen kelas, dan keselarasan kegiatan dengan tujuan pembelajaran. Secara keseluruhan, tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa pemecah kebekuan berfungsi sebagai strategi pedagogi adaptif yang memadukan dimensi kognitif, afektif, dan sosial, mendukung terwujudnya pembelajaran yang menyenangkan dan selaras dengan tujuan Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2026