Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Experiential Learning dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah dasar sebagai upaya mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kajian ini menyoroti efektivitas model Experiential Learning dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan penguatan karakter siswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang kontekstual dan reflektif. Metode penelitian menggunakan metode sistematic literature review. Berdasarkan hasil telaah literatur dan temuan empiris, model ini terbukti mampu mengembangkan dimensi profil pelajar pancasila seperti gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, dan tanggung jawab sosial. Faktor pendukung keberhasilan implementasi mencakup peran guru sebagai fasilitator, keterlibatan orang tua, serta dukungan lingkungan belajar yang kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa Experiential Learning dapat menjadi pendekatan strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar.
Copyrights © 2026