Konsumsi makanan cepat saji yang tinggi kalori dan lemak telah menjadi gaya hidup remaja modern yang diduga kuat berkontribusi terhadap perubahan sistem hormonal dan percepatan usia menarche. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dengan usia menarche pada remaja putri melalui tinjauan literatur (literature review). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mayoritas studi menemukan hubungan positif yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian menarche dini, di mana asupan lemak berlebih memicu akumulasi jaringan adiposa dan peningkatan hormon leptin yang mempercepat pematangan seksual, meskipun beberapa studi lain tidak menemukan signifikansi akibat dominasi faktor genetik. Secara keseluruhan, konsumsi makanan cepat saji teridentifikasi sebagai faktor risiko lingkungan yang berperan dalam tren pubertas dini pada remaja. Diperlukan edukasi gizi seimbang dan pembatasan konsumsi makanan cepat saji sebagai upaya preventif untuk meminimalisir risiko gangguan kesehatan reproduksi dan metabolik jangka panjang pada remaja.
Copyrights © 2025