Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya ketimpangan antara kemampuan membaca dan pemahaman teks pada siswa kelas 3 di SD Negeri Kadiluwih. Meskipun banyak siswa mampu membaca teks secara lancar, tidak semua dari mereka dapat memahami isi bacaan dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor internal seperti keterbatasan kosakata, rendahnya strategi metakognitif, serta kapasitas memori kerja yang terbatas turut memengaruhi kemampuan pemahaman. Selain itu, faktor eksternal seperti metode pengajaran yang kurang seimbang dan minimnya dukungan dari lingkungan rumah juga berperan dalam menciptakan diskrepansi ini. Dampak dari ketimpangan ini terlihat pada menurunnya prestasi akademik siswa, terutama pada mata pelajaran yang berbasis teks. Untuk itu, diperlukan strategi pembelajaran yang menyatu antara pelatihan membaca teknis dan penguatan pemahaman isi teks agar siswa dapat mencapai kompetensi literasi yang utuh.
Copyrights © 2025