Hama burung adalah salah satu tantangan serius yang dihadapi pada sektor pertanian. Metode tradisional yang dilakukan untuk mengatasi hama burung hanya memberikan solusi sementara dan juga mengakibatkan petani tidak dapat melakukan aktifitas lainnya, karena harus menjaga sawah secara terus menerus. Untuk optimalisasi serta untuk mengatasi permasalahan yang muncul pada perancangan alat sebelumnya yaitu kendala pada koneksi internet yang tidak stabil, sumber listrik yang terbatas serta permasalahan penyimpanan lokal pada alat , dibutuhkan integrasi antara konsep kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Thing (IoT). Pengembangan alat menggunakan model deteksi objek versi YOLOv8nano, Raspberry Pi sebagai Single Board Computer dan penambahan solar panel . Pengujian yang dilakukan secara langsung menunjukkan bahwa fungsionalitas dan kinerja alat telah sesuai dengan yang diharapkan. Alat mampu mendeteksi objek burung dengan kinerja nilai rata-rata confidence score 74,64%, sedangkan pada pengujian solar panel menunjukkan hasil daya listrik yang mampu disimpan dalam durasi waktu 12 rata-rata sebesar 13,31 volt. Penambahan sebuah dashboard monitoring, bermanfaat untuk memberikan informasi kinerja alat. Terpenuhinya semua proses pengujian menunjukkan bahwa alat pengusir burung ini memiliki potensi besar untuk memudahkan petani dalam mengatasi masalah hama burung secara lebih efektif, sehingga mengurangi ketergantungan pada metode tradisional.
Copyrights © 2025