Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode perencanaan hubungan masyarakat dalam membangun citra positif di Yayasan Mutiara Qolbu Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif untuk memahami secara mendalam bagaimana setiap tahapan perencanaan humas dijalankan dan sejauh mana efektivitasnya dalam mencapai tujuan komunikasi organisasi. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perencanaan humas di yayasan dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan analisis situasi, penetapan tujuan komunikasi, identifikasi audiens, penyusunan pesan kunci, pemilihan media komunikasi, serta evaluasi dan monitoring. Setiap tahapan tersebut terbukti efektif dalam mendukung penciptaan citra positif yayasan sebagai lembaga sosial-keagamaan yang amanah, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan masyarakat. Meskipun terdapat keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran promosi, efektivitas strategi humas tetap terjaga berkat konsistensi nilai sosial-keagamaan dan optimalisasi penggunaan media digital. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi hubungan masyarakat di sektor nirlaba dengan menekankan pentingnya efektivitas perencanaan humas yang terintegrasi antara kegiatan berbasis komunitas dan strategi komunikasi digital sebagai kunci dalam membangun kepercayaan publik serta memperkuat citra organisasi di era modern.
Copyrights © 2025