Penelitian ini membahas mengenai analisis bentuk dan perbandingan fonologi Bahasa Jawa dan Bahasa Jerman sebagai dua bahasa dari rumpun yang berbeda. Analisis ini bertujuan untuk mendeskripsikan bunyi dan mendeskripsikan inventaris bunyi dan mengidentifikasi persamaan serta perbedaan fonologis kedua bahasa tersebut. Analisis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kontrastis. Data diperoleh melalui metode simak, simak bebas libat cakap, dan teknik catat terhadap berbagai sumber pustaka yang membahas fonologi Bahasa Jawa dan Bahasa Jerman. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung dan teknik lesap untuk mengidentifikasi kontras bunyi secara lebih spesifik. Hasil analisis menunjukkan bahwa Bahasa Jawa memiliki tujuh vokal, hingga tujuh deretan vokal, sedangkan Bahasa Jerman memiliki panjang-pendek, umlaut (ä, ö, ü), deretan vokal, dan vokal tiga deret. Perbandingan ini menunjukkan bahwa adanya titik kesulitan pelafalan bagi masyarakat tutur Bahasa Jawa ketika mempelajari Bahasa Jerman.
Copyrights © 2026