AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan pembelajaran di SDN 13 Sumani, Kabupaten Solok, yang masih didominasi metode konvensional dan minim pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dan belum optimalnya kompetensi pedagogik guru. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan Research-Driven Learning (RDL) dengan dukungan DeepSeek AI agar pembelajaran lebih inovatif, adaptif, dan berbasis riset. Kegiatan dilaksanakan pada 14–15 Juli 2025 dengan melibatkan 14 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelatihan meliputi sosialisasi, pelatihan berbasis ceramah interaktif dan project-based learning, demonstrasi pemanfaatan DeepSeek AI, praktik perancangan pembelajaran, pendampingan, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keterlibatan peserta yang sangat tinggi, ditandai dengan antusiasme, keaktifan berdiskusi, dan praktik langsung penggunaan DeepSeek AI. Hasil evaluasi produk menunjukkan bahwa 71,4% peserta berhasil memenuhi seluruh kriteria penilaian, dan selebihnya peserta minimal memenuhi dua dari tiga komponen utama. Program ini disarankan agar tetap dilanjutkan dalam bentuk pendampingan berkala dan pembentukan komunitas praktisi AI pendidikan untuk memastikan keberlanjutan dan penyebaran praktik pembelajaran berbasis riset di SDN 13 Sumani maupun sekolah dasar lainnya. Kata kunci: DeepSeek AI; kompetensi pedagogik; literasi digital; research-driven learning; sekolah dasar. AbstractThis community service program was implemented to address the learning challenges at SDN 13 Sumani, Solok Regency, where instructional practices remain dominated by conventional methods and the use of Artificial Intelligence (AI) technology is still minimal. These conditions have contributed to low levels of students’ critical thinking skills and the suboptimal pedagogical competence of teachers. The objective of this program was to enhance teachers’ ability to design and implement Research-Driven Learning (RDL) supported by DeepSeek AI, thereby promoting more innovative, adaptive, and research-oriented classroom practices. The activities were conducted on 14–15 July 2025 and involved 14 teachers from various subject areas. The training methods included dissemination, interactive lecture-based sessions, project-based learning, demonstrations of DeepSeek AI utilization, guided lesson design practice, mentoring, and evaluation of training outcomes. The results indicate a high level of participant engagement, reflected in strong enthusiasm, active participation in discussions, and hands-on practice with DeepSeek AI. Product evaluation further showed that 71.4% of participants met all assessment criteria, while the remaining teachers fulfilled at least two of the three key components. It is recommended that the program continue through periodic mentoring and the development of an AI-in-education practitioner community to ensure sustainability and wider dissemination of research-based learning practices at SDN 13 Sumani and other elementary schools. Keywords: DeepSeek AI; digital literacy; pedagogical competence; primary school; research-driven learning.
Copyrights © 2025