Jurnal Momen : Teknik Sipil Suryakancana
Vol 8, No 02 (2025): JURNAL MOMEN VOL.08 NO.02 2025

UJI RENDAM PERENCANAAN KOLAM RENANG VILLA PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL PATRA JASA SURABAYA

Mahendra, M. Yusril Inza (Unknown)
Isnaini, Muhammad Rivandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2025

Abstract

Pada proyek konstruksi Hotel Patra Surabaya, terdapat kolam renang villa yang memiliki ukuran 8m x 2,8m x 1,5m. Proses pembangunan kolam renang tidaklah sederhana, karena memerlukan beberapa tahap, termasuk persiapan lokasi, pemasangan struktur kolam renang, pemasangan sistem, pengecoran, pelapisan anti bocor, uji kedap air, dan akhirnya penyelesaian. Salah satu tahap yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan kolam renang adalah uji kedap air atau yang biasa disebut uji rendam. Uji rendam Adalah suatu pengujian yang dilakukan untuk memeriksa kebocoran atau rembesan pada struktur bangunan yang telah selesai, baik pada dinding, lantai, maupun pada bagian lain. Penelitian Suhaimi [1] menegaskan bahwa penggunaan waterproofing merupakan salah satu metode efektif untuk meningkatkan kinerja beton terhadap rembesan air dan lingkungan agresif seperti air laut. Menurut Yuliana [2], penerapan waterproofing yang tepat pada struktur beton penampung air, seperti kolam renang, mampu meningkatkan ketahanan beton terhadap penetrasi air dan mengurangi risiko kerusakan dini akibat kebocoran. Suhaimi [3] menyatakan bahwa penggunaan waterproofing dalam campuran beton dapat memperbaiki kepadatan struktur beton sehingga mampu menekan terjadinya rembesan air pada struktur beton. Metode ini merupakan tahapan untuk menentukan dalam pembangunan kolam renang apakah terjadi kebocoran atau tidak. Selama uji rendam air, area kolam renang diisi dengan sejumlah air tertentu dan diamati selama minimal 24 jam atau bahkan hingga 2-3 hari untuk melihat apakah ada penurunan tingkat air yang tidak memenuhi syarat, yang dapat menandakan adanya kebocoran pada kolam renang. Hasil uji rendam air pada struktur kolam renang tidak terdapat kebocoran pada area dinding maupun area lantai kolam renang. Kurniawan dan Hidayat [4] menyatakan bahwa identifikasi lokasi dan penyebab kebocoran merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum dilakukan tindakan perbaikan pada kolam renang beton. Menurut Purba [5], perencanaan metode dan waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi memiliki peran penting dalam mengendalikan biaya proyek agar tetap efisien dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

momen

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Transportation

Description

mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah yang terkait dengan bidang teknik sipil, yang ditulis dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah yang baik dan ...