Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis selisih antara pencatatan sistem dan kondisi fisik persediaan pada minimarket Alfamart dengan menggunakan metode analisis ABC. Fenomena selisih stok yang terjadi disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain kesalahan pencatatan, kehilangan, kerusakan barang, serta kelalaian dalam proses input data. Metode analisis ABC digunakan untuk mengelompokkan barang berdasarkan nilai pemakaian tahunan ke dalam kategori A, B, dan C agar pengendalian dapat difokuskan secara proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ABC mampu menurunkan tingkat selisih stok dari 3,8% menjadi 1,5% per tahun, serta meningkatkan akurasi data persediaan hingga 98,5%. Dengan demikian, metode analisis ABC terbukti efektif dalam memperkuat sistem pengendalian persediaan, mengoptimalkan efisiensi operasional, dan meminimalkan potensi kerugian akibat kesalahan pencatatan di Alfamart.
Copyrights © 2026