Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah mengubah cara lembaga publik berinteraksi dan menginformasikan masyarakat. Media sosial kini menjadi alat komunikasi yang efektif untuk promosi, edukasi, dan kampanye layanan publik, berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan merek dan program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing terhadap tingkat kesadaran. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan angket kepada 96 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling dari Lemeshow. Instrumen penelitian berupa angket menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi menggunakan bantuan SPSS. Hasil uji validitas menunjukkan semua indikator pernyataan valid (R hitung 0,202). Uji reliabilitas menunjukkan instrumen penelitian konsisten dan reliabel (Cronbach’s Alpha Digital Marketing = 0,948; Tingkat Kesadaran = 0,913). Uji normalitas data menunjukkan distribusi residual berdistribusi normal, dan uji linearitas menunjukkan hubungan linear yang signifikan antara variabel X dan Y (signifikansi linearitas = 0,000). Uji homoskedastisitas juga terpenuhi (signifikansi X = 0,090 0,05). Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesadaran (koefisien regresi = 0,556, signifikansi = 0,001 0,05). Lebih lanjut, uji t parsial mengkonfirmasi bahwa variabel Digital Marketing (X) secara signifikan memengaruhi Tingkat Kesadaran (Y) dengan nilai t hitung 10,774 t tabel 1,985 dan signifikansi 0 ,001 0,05. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya digital marketing dalam meningkatkan kesadaran publik.
Copyrights © 2026