Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap program pelatihan kewirausahaan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Pia Yango Bakery di Kota Gorontalo. Pelatihan kewirausahaan memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan manajerial, inovasi produk, dan efektivitas operasional UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik usaha dan karyawan sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia memiliki dampak positif berupa peningkatan motivasi kewirausahaan, inovasi kemasan, dan strategi pemasaran yang lebih baik, yang telah menyebabkan peningkatan jumlah pembeli. Namun, efektivitas pelatihan masih belum optimal karena hanya pemilik usaha yang mengikuti pelatihan, sehingga distribusi pengetahuan kepada karyawan tidak merata. Selain itu, kurangnya bantuan tindak lanjut dan fasilitas pelatihan yang terbatas menghambat penerapan materi pelatihan secara konsisten. Temuan ini menekankan pentingnya memperluas peserta pelatihan, memperkuat fasilitas pendukung, dan menyediakan program mentoring berkelanjutan agar pelatihan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia secara keseluruhan dan memiliki dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026