Pengendalian persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran produksi pada industri tahu dan tempe. Pabrik Tahu Tempe Rina di Kota Gorontalo menghadapi tantangan dalam memastikan ketersediaan kedelai secara tepat waktu dan optimal, sehingga memerlukan sistem pengendalian persediaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kedelai menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan data primer dan sekunder dari observasi, wawancara, serta laporan persediaan dan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MRP mampu membantu perencanaan pemesanan bahan baku secara tepat, mengurangi risiko kekurangan maupun kelebihan stok, meningkatkan efisiensi biaya penyimpanan, dan menjaga kontinuitas produksi. Dengan MRP, pabrik dapat memastikan persediaan kedelai selalu optimal sesuai kebutuhan produksi dan permintaan pasar.
Copyrights © 2026