Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan disiplin tinggi. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat menjadi faktor penting keberhasilan terapi. Namun, sebagian penderita TB memiliki keterbatasan membaca atau bahkan buta huruf, sehingga media pengingat berbasis teks kurang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka visual aplikasi pengingat minum obat yang ramah bagi pengguna dengan keterbatasan literasi. Metode yang digunakan adalah User Centered Design (UCD) dengan empat tahapan utama: identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan awal (low-fidelity prototype), pengujian, dan penyempurnaan desain. Hasil perancangan menghasilkan tiga halaman utama, yaitu halaman pengingat jadwal minum obat, halaman konfirmasi setelah obat diminum, dan halaman riwayat minum obat. Desain memanfaatkan ikon sederhana dan warna kontras untuk memudahkan pemahaman tanpa bergantung pada teks. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kepatuhan pasien TB, khususnya pada kelompok dengan literasi rendah, serta berpotensi diterapkan pada pengobatan penyakit kronis lainnya.
Copyrights © 2025