Mesin ring spinning adalah salah satu mesin dalam industri pemintalan yang banyak dimanfaatkan karena karena berbagai kelebihannya, termasuk kualitas benang, kerataan, sedikit bulu, dan kemudahan penanganan. Namun,bagian drafting zone dalam mesin ini sering mengalami kerusakan komponen mekanis yang memiliki dampak besar pada kualitas benang pada total indeks ketidaksempurnaan benang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi faktor yang menjadi penyebab besarnya total ketidak sempurnaan benang CD41 (Carded 41), dan berfokus pada studi kasus percobaan produksi dengan menggunakan komponen mekanis top apron dan top roll, yang sering ditemukan mengalami kerusakan. Kedua komponen mekanis ini sangat penting bagi peregangan serat pada saat pemintalan. Penelitian ini melakukan percobaan produksi benang CD41 dengan kedua komponen tersebut dengan dua macam kualitas komponen yaitu komponen baik dan buruk serta menguji hasil kualitas benang yang dihasilkan. Hasilnya menunjukan bahwa penggunaan top apron dan top roll dengan kondisi mekanis yang baik dapat memenuhi parameter kualitas benang CD41 sesuai dengan stadar perusahaan, yaitu pada parameter indeks ketidaksempurnaan benang, serta ketidakrataan benang, dan kekasaran benang. Sebaliknya komponen yang buruk tidak dapat mencapai kualitas benang sesuai standar. Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya penggunaan komponen mekanis yang baik pada drafting zone terhadap kualitas benang.
Copyrights © 2025