Cacat pakan tebal merupakan salah satu permasalahan dominan pada proses pertenunan menggunakan mesin tenun shuttle Toyoda GH-08. Salah satu penyebab utamanya adalah kerusakan dan penyetelan yang kurang tepat pada sistem automatic cop change. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi penyetelan cop change terhadap penurunan cacat pakan tebal. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan dan eksperimen penyetelan jarak cop change pada tiga variasi, yaitu 1 mm, 2 mm, dan 3 mm. Parameter yang diamati meliputi jumlah stop mesin akibat kegagalan cop change serta jumlah cacat pakan tebal yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyetelan jarak cop change sebesar 1 mm memberikan performa terbaik dengan penurunan signifikan jumlah stop mesin maupun cacat pakan tebal dibandingkan dengan variasi 2 mm dan 3 mm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaturan cop change yang optimum merupakan hal yang penting untuk menurunkan gagal cop change dan pakan tebal. Dengan demikian, penyetelan cop change yang tepat terbukti efektif sebagai langkah perawatan preventif dalam meningkatkan kelancaran proses produksi dan mengurangi cacat kain
Copyrights © 2025