Gerakan separatis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua merupakan konflik berkepanjangan yang tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan domestik, tetapi juga mengalami internasionalisasi melalui keterlibatan aktor-aktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bentuk dan dinamika intervensi asing terhadap gerakan separatis KKB Papua pada periode 2015–2022 serta implikasinya terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari literatur ilmiah, laporan pemerintah, dokumen organisasi internasional, publikasi lembaga non-profit, dan sumber daring kredibel yang diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik dengan menggunakan perspektif keamanan non-tradisional dalam kajian Hubungan Internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi asing terhadap isu Papua bersifat non-tradisional, meliputi tekanan diplomatik, dukungan politik transnasional, dan pemanfaatan isu hak asasi manusia di forum internasional, yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap penguatan eksistensi gerakan separatis KKB. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika intervensi asing tersebut menimbulkan tantangan serius bagi pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan nasional. Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan yang komprehensif melalui pendekatan keamanan, dialog inklusif, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia guna meredam eskalasi konflik serta mencegah meluasnya pengaruh aktor eksternal.
Copyrights © 2025