Kegiatan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi operator ship unloader dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan kesadaran pekerja terhadap penerapan prinsip-prinsip keselamatan di area bongkar muat pelabuhan. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih tingginya potensi bahaya kerja pada proses unloading material curah, seperti risiko terjepit, jatuh dari ketinggian, serta gangguan mekanis akibat kelalaian operator. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan kelas dan praktik lapangan, yang meliputi penyampaian teori K3 umum, identifikasi bahaya kerja, prosedur kerja aman (Safe Operating Procedure), penggunaan alat pelindung diri (APD), serta simulasi penanganan keadaan darurat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, serta observasi perilaku kerja selama pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kompetensi operator. Rata-rata skor pengetahuan K3 meningkat sebesar 30%, keterampilan dalam pemeriksaan pra-operasi dan penerapan prosedur LOTO meningkat, serta perilaku kerja lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan. Operator juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam berkoordinasi dan mengambil keputusan aman saat bekerja. Dapat disimpulkan bahwa pembinaan K3 ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja operator ship unloader. Kegiatan ini berkontribusi pada pembentukan budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan kerja pelabuhan serta mendukung terciptanya operasi bongkar muat yang aman, efisien, dan berdaya saing tinggi.
Copyrights © 2025