Pelatihan deteksi nitrat (NO₃⁻) dan nitrit (NO₂⁻) pada makanan dan minuman berbasis Kromatografi Ion (IC) telah dilaksanakan di SMA IT AL-BINA Kota Ternate sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Khairun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains dan kesadaran keamanan pangan siswa melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik. Sebanyak 25 siswa mengikuti pelatihan yang terdiri atas pre-test, edukasi, praktikum, dan post-test. Soal pre-test dan post-test terdiri dari 25 soal identik. Hasil analisis menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 59,20 (pre-test) menjadi 84,40 (post-test), dengan skor N-Gain sebesar 0,62 yang menunjukkan peningkatan dalam kategori sedang. Selain itu, hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa dari tiga sampel (sosis, roti, dan air minum), tidak ditemukan kandungan nitrit (di bawah batas deteksi), dan kandungan nitrat yang ditemukan masih di bawah ambang batas aman sesuai standar WHO dan BPOM. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis instrumen IC efektif digunakan dalam edukasi keamanan pangan dan dapat direplikasi di sekolah lain sebagai model pembelajaran sains berbasis laboratorium.
Copyrights © 2026