Penelitian ini mengkaji secara mendalam kesulitan yang dialami siswa kelas IX dalam mengonstruksi model matematika untuk soal cerita pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan menggunakan tes tertulis dan wawancara mendalam terhadap partisipan yang dipilih secara purposive sampling. Temuan utama menunjukkan bahwa kesulitan fundamental siswa tidak terletak pada pemahaman literal teks, melainkan pada tahap matematisasi, yakni kegagalan mentransformasikan informasi naratif menjadi sistem persamaan yang valid. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi tiga akar masalah: (1) hambatan epistemologis yang berkaitan dengan pemahaman sifat abstrak aljabar; (2) hambatan didaktis akibat dominasi pengajaran prosedural; dan (3) faktor psikologis seperti kecemasan terhadap matematika. Sebagai implikasi, penelitian ini merekomendasikan pergeseran paradigma pedagogis menuju pembelajaran kontekstual (CTL) yang berfokus pada pemodelan, integrasi teknologi sebagai jembatan kognitif, serta penguatan dukungan sistemik melalui asesmen berbasis proses dan pengembangan profesional guru yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025