Desa Watugajah, Kabupaten Gunungkidul, masih menghadapi keterbatasan infrastruktur penerangan jalan, khususnya di wilayah yang belum terjangkau listrik konvensional. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya aktivitas masyarakat pada malam hari serta menurunnya tingkat keamanan lingkungan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengabdian masyarakat berupa penerangan jalan berbasis energi terbarukan menggunakan panel surya. Kegiatan meliputi survei lokasi, penentuan titik pemasangan, perancangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pelatihan teknis bagi masyarakat, serta implementasi lampu jalan tenaga surya. Berdasarkan kesepakatan warga masyarakat disepakati pemasangan lampu yang telah ditentukan. Sebanyak 10 unit lampu jalan tenaga surya berhasil dipasang di titik-titik rawan yang tidak memiliki penerangan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat, di mana tingkat pengetahuan awal sebesar 25% meningkat menjadi 85% setelah pelatihan. Selain itu, keberadaan lampu jalan meningkatkan rasa aman, kenyamanan, serta mendukung mobilitas masyarakat pada malam hari. Program ini membuktikan bahwa teknologi panel surya merupakan solusi efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi desa dengan potensi energi matahari tinggi.
Copyrights © 2025