Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit yang efektif pada balita, namun cakupan imunisasi yang belum merata masih menjadi permasalahan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Probolinggo. Rendahnya kelengkapan imunisasi diduga berkaitan dengan frekuensi kunjungan balita ke posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi kunjungan ke posyandu dengan status imunisasi balita di Desa Karanganyar Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 40 balita usia 0–60 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner serta diverifikasi menggunakan buku KIA atau catatan imunisasi posyandu. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara frekuensi kunjungan ke posyandu dan status imunisasi balita dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien kontingensi sebesar 0,595 menunjukkan keeratan hubungan kategori sedang hingga kuat. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan posyandu berperan penting dalam mendukung keberhasilan program imunisasi balita di tingkat desa.
Copyrights © 2025