Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya waktu dalam kegiatan bimbingan pemantapan manasik haji di UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Tahun 2024, sehingga diperlukan strategi evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan SWOT terhadap aspek mutawif, metode, serta sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan berjalan baik, dengan kekuatan berupa mutawif yang kompeten, metode yang mudah dipahami, dan sarana prasarana yang memadai. Kelemahan yang ditemukan yaitu waktu pelaksanaan yang singkat, kurangnya variasi mutawif, serta belum optimalnya bimbingan bagi lanjut usia. Strategi yang dihasilkan antara lain: peningkatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, pelatihan sertifikasi pembimbing, pengaktifan kembali media podcast, penggunaan media pembelajaran yang menarik, dan penyelenggaraan manasik secara berani.
Copyrights © 2025